Samsung Akan Pangkas Produksi Smartphone Gila-gilaan

Samsung gila-gilaan akan mengurangi produksi smartphone, kenapa begitu?

Samsung Akan Pangkas Produksi Smartphone Gila-gilaan

Berita di Korea Selatan (Korea Selatan) melaporkan bahwa Samsung akan memangkas produksi sekitar 30 juta smartphone pada tahun 2022 dibandingkan dengan yang direncanakan sebelumnya. Rencana pembatasan produksi smartphone secara besar-besaran diketahui sebagai imbas dari fase baru krisis bahan baku di industri elektronik.

Dikutip dari GSMArena, ada tiga faktor utama penyebab turunnya produksi tersebut. Ketiganya adalah inflasi yang meningkat, kekurangan komponen saat ini, dan perang antara Ukraina dan Rusia, yang mempengaruhi perusahaan Korea dalam menjual smartphone mereka.

Menurut laporan tersebut, Samsung akan menyesuaikan produksi untuk semua kelompok harga perangkat dari entry-level hingga perangkat unggulan. Sebelumnya diketahui bahwa Samsung berencana untuk memproduksi sekitar 310 juta smartphone pada tahun 2022.
Baca juga:
MotoGP Mandalika menyumbang pendapatan negara Rp 4,5 triliun

Namun perkembangan terakhir memaksa perusahaan asal Korea itu memangkas produksi menjadi sekitar 280 juta unit. Dilihat dari angkanya, pemotongan produksi ini jelas sangat besar dan akan cukup berdampak pada pasar.

Diketahui, akibat pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina, Samsung mulai merasakan dampak yang berkepanjangan dari krisis komponen elektronik.

Berbeda dengan sejumlah perusahaan di Korea Selatan, perusahaan asal China dikabarkan sudah mulai beroperasi normal kembali. Namun, kenaikan inflasi dan efek perang tampaknya masih menahan laju produksi kembali ke posisi normal sebelum konflik.

Tak hanya Samsung, Apple juga dikabarkan menurunkan target produksi smartphone tahun ini. Apple dilaporkan memangkas produksi dengan 20 persen lebih sedikit unit iPhone SE.

Sumber :